Senin, 27 November 2023

DESEMBER

Di tepian malam yang berdesir sunyi,

Janji Desember berkisah pada kerinduan.

Hatiku merentang dalam dekapan waktu,

Menyusuri jejak sepi yang melingkari.

 

Bintang-bintang berbisik rahasia langit,

Sorot matamu merekah dalam beningnya malam.

Di antara helaian malam yang tenang,

Kerinduanku terpatri dalam serpihan kenangan.

 

Desember, pembawa pesona yang merayu,

Menggenggam harapan di setiap hela nafas.

Kulihat cahaya yang memeluk kelam,

Sebuah pelukan dari kenangan yang hilang.

 

Dalam langkah-langkah berdansa menuju tahun baru,

Hatiku memendam harapan-harapan tak terucap.

Mimpi-mimpi merambat di malam yang tak berkesudahan,

Seperti kembang api yang memburu langit.

 

Janji Desember, engkau saksi bisu asmara,

Teringat setiap detik yang berlalu bersama.

Dalam relung hati, kumohon keajaiban datang,

Mengembuskan angin yang membawa jawaban.

 

Natal tiba dengan lagu-lagu damai,

Meluluhkan hati yang tegang dan resah.

Di dalam salju putih, harapan mekar bak bunga,

Menyapu jejak kerinduan, membawa kehangatan.

 

Tahun baru mengintip dari balik langit,

Seperti janji yang tergantung di ujung senja.

Matahari terbenam, merangkul masa depan,

Membawa cerita baru, menyulam mimpi-mimpi.

 

Janji Desember, sejuta harapan merona,

Bagai pelangi di ufuk yang menjelang.

Di dalam doa, kuukir namamu dengan rindu,

Agar hati ini tak pernah lelah berharap.


0 komentar:

Posting Komentar

Resah di Ujung Senja

  Aku mencintaimu seperti mencintai puisi yang hilang, Yang dulu disuarakan oleh para pejuang, Kini mungkin hanya menjadi gema yang sa...